SEJARAH KOMPUTER
Alat Hitung Tradisional dan Kalkulator Mekanik
Abacus atau sempoa dianggap sebagai awal mula mesin komputasi. Pertama kali muncul di Asia kecil sekitar 5000 tahun yang lalu. Alat ini berbentuk seperti rak yang memiliki biji-bijian yang dapat digeser.
Pada tahun 1642, Blaise Pascal membuat kalkulator roda numerik. Alat kotak persegi kuningan bernama Pascaline ini menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit.
Pada tahun 1694, Gottfred Wilhem von Leibniz memperbaiki penemuan Pascal dengan membuat mesin yang dapat mengalikan. Alat ini juga masih menggunakan roda-roda gerigi.
Tahun 1820, Charles Xavier Thomas de Colmar menemukan mesin yang dapat melakukan empat fungsi aritmatik dasar, yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Alat ini disebut Arithometer.
Pada tahun 1822, Charles Babbage menemukan mesin yang disebut Mesin Differensial yang dapat menyimpan program dan melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara otomatis dengan memanfaatkan tenaga uap. 10 tahun kemudian, Babbage bersama asistennya, Augusta Ada King, membuat komputer general-purpose yang pertama. Desain dasarnya menggunakan kartu-kartu perforasi yang berisi instruksi penggunaan mesin tersebut.
Di tahun 1889, Herman Hollerith juga menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Alat ini digunakan oleh pemerintah dan pebisnis hingga tahun 1960.
Pada tahun 1931, Vannevar Bush membuat suatu alat kalkulator yang terdiri dari ratusan gerigi dan poros untuk menyelesaikan persamaan differensial.
Atanasoff dan Berry membuat komputer elektrik pertama di tahun 1940, dengan mengaplikasikan kondisi benar-salah ke dalam sirkuit listrik dalam bentuk terhubung-terputus.
Komputer Generasi Pertama
Adanya Perang Dunia Kedua membuat negara-negara yang terlibat berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploitasi potensi strategis yang dimiliki komputer.
Pada tahun 1941, Konrad Zuse (Jerman) membuat sebuah komputer untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali. Komputer tersebut diberi nama Z3.
Tahun 1943, Inggris menyelesaikan Colossus, sebuah komputer pemecah kode rahasia untuk memecahkan kode rahasia yang digunakan Jerman.
Di Amerika, Howard H. Aiken bekerja sama dengan IBM, membuat kalkulator elektronik untuk US Navy. The Harvard-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator atau Mark I yang berukuran setengah lapangan bola kaki dan panjang kabelnya 500 mil ini merupakan komputer relai elektronik. Kalkulator ini dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.
John Presper Eckert dan John W. Mauchly bekerjasama dengan pemerintah AS dan University of Pennsylvania juga merancang sebuah komputer yang dinamakan Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC). Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder serta memerlukan daya sebesar 160 kW.
Tahun 1945, John von Neumann bekerjasama dengan tim University of Pensylvania mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer dengan sebuah memori yang dapat menampung program atau data. Kunci utama EDVAC ialah CPU, yakni seluruh fungsi komputer yang dapat dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, Remington Rand membuat Universal Automatic Computer I yang menjadi computer komersial pertama yang memanfaatkan model buatan Neumann tersebut.
Ciri lain komputer generasi pertama ialah penggunaan tube vakum dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.
Komputer Generasi Kedua
Pada tahun 1948, ditemukan transistor yang menggantikan tube vakum. Transistor mulai digunakan di dalam komputer pada tahun 1956. Penemuan lain juga berupa memori inti-magnetik. Teknologi ini dimanfaatkan oleh IBM dengan membuat superkomputer bernama Strech dan Sprery-Rand membuat computer bernama LARC.
Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor yang memiliki komponen-komponen printer, disket, memori, sistem operasi, dan program. Komputer-komputer ini sukses di bidang bisnis, universitas, dan pemerintahan. Contohnya, IBM 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri.
Beberapa bahasa pemprograman dan industri piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa ini.
Komputer Generasi Ketiga
Transistor yang menghasilkan panas yang cukup besar berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa dapat menghilangkan masalah ini. Tahun 1958, Jack Kilby mengembangkan sirkuit terintegrasi yang mengkombinasikan 3 komponen eletronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Kemajuan yang lain ialah penggunaan sistem operasi yang dapat menjalankan program yang berbeda secara serentak.
Komputer Generasi Keempat
Tahun 1980-an, Very Large Scale Integration memuat ribuan komponen dalan sebuah chip tunggal. Ultra-Large Scale Integration meningkatkannya menjadi jutaan. Tahun 1971, dibuat Chip Intel 4004 dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer dalam sebuah chip yang sangat kecil.
Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC). Komputer melanjutkan perkembangannya, dari yang berada di atas meja menjadi komputer yang dapat dibawa-bawa (laptop), bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).
Saat ini kita mengenal perkembangan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV, dan juga AMD k6 Athlon, dsb.
Komputer Generasi Kelima
Contoh imajinatif komputer generasi kelima ialah H9000, dari novel Arthur C. Clarke berjudul 2001: Space Odyssey. HAL memiliki nalar untuk berbicara dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.
Walaupun HAL belum dapat direalisasikan, saat ini sudah banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi yang memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Kemajuan rekayasa yang terutama ialah kemampuan pemrosesan data dan teknologi superkonduktor. www.google.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar