Rabu, 09 Maret 2011

Untitled



Baru kemarin kita bersama
Baru kemarin kita berbagi cerita
Namun, hari ini berbeda
Hatiku didera luka
                        Belum sempat kuberi ketulusan
                        Tak cukup waktu terasa
                        Karena dirimu telah hilang
                        Sebelum kita merajut asa
Banyak yang ingin kubagi
Ada waktu yang ingin kuberi
Tapi kini kau telah pergi
Tinggalkan kenanganmu di sini
                        Sedih..
                        Kecewa…
                        Terluka….
                        Semuanya kini kurasa
Takkan ada benci untukmu
Aku mengerti, ini sudah terjadi
Terima kasihku padamu
Untuk rasa yang pernah kau beri
 
#untukmuyangsempatmemberiartihidupini
 *kamar08_sheila, 090311
                               

Selasa, 01 Maret 2011

Selamat Ulang Tahun, Mama....

Ada tetesan air mata saat kusadari bahwa aku benar-benar merindukanmu saat ini.
Hari ini adalah hari bahagiamu. Lima puluh enam tahun yang lalu, di sebuah desa kecil di tepi danau Poso, engkau dilahirkan. Hari itu pasti menjadi hari yang membahagiakan bagi kedua orang tuamu, karena kau adalah buah hati mereka yang pertama.

Banyak cerita masa lalumu yang selalu kau kenang dan ceritakan kepadaku. Engkau tumbuh dalam serba kekurangan. Namun, engkau seakan tak pernah mengeluh. Engkau terus bertahan dan berusaha.

Tubuhmu yang kecil tak pernah menyurutkan semangatmu. Kau terus berusaha melanjutkan pendidikanmu, walaupun harus tinggal bersama orang lain dan ke sekolah dengan memakai sandal jepit. Namun, kau harus menghentikan langkah juang pendidikanmu saat berada di semester 2 di perguruan tinggi karena ketiadaan biaya.

Hingga di saat ini, kau membuktikan bahwa kau adalah seorang wanita yang bisa diandalkan. Dengan tubuhmu yang mungil, kau berhasil melahirkan dua orang anakmu dengan penuh perjuangan. Kau turut memberi nafkah dalam keluarga. Kau berhasil menjadi pengayom masyarakat. Kau bisa menjadi seorang pemimpin. Semua itu meyakinkanku bahwa kau adalah wanita terhebat dalam hidupku. Bahkan aku berpikir bahwa tak akan mungkin bisa sepertimu.

Mama, aku sadar bahwa di sepanjang perjalanan hidupku aku sering berbuat salah padamu. Aku pernah marah, aku pernah membencimu. Namun, aku yakin , sedikit pun tak ada terbersit dalam pikiran dan hatimu untuk membenciku.

Mama, aku benar-benar ingin berterima kasih untuk semua pengorbananmu dalam hidupku. Aku tak tahu dengan apa aku harus membalas semuanya. Namun, aku akan berusaha menjadi yang terbaik untukmu dan aku akan selalu membawamu dalam doa-doaku kepada Sang Pencipta.

Mama, tak mampu kubendung air mataku saat menuliskan ini. Ingin rasanya aku memelukmu, namun kutahu itu tak mungkin. Tak ada kado yang dapat kuberi untukmu hari ini, I just wanna say:

SELAMAT ULANG TAHUN, MAMA….
I WILL ALWAYS LOVE YOU….. 


*kamar08_sheila, 010311